
Purwokerto, 16-18 Mei 2014 telah menjadi saksi lahirnya pemuda-pemudi yang mempunyai tekad kuat dalam pembumian Islam di bidang ekonomi. Mereka datang dari berbagai penjuru daerah, Pekalongan, Surakarta, Semarang dan Purwokerto sendiri. InshaaAllah dengan niat yang tulus dan lurus, mereka ditempa dalam serangkaian acara Sharia Economist Training 3 kali ini yang mengambil tema “Eksistensi Sumber Daya Insani Jadikan Ekonom Rabbani Wujudkan Indonesia Madani”.
SET 3 dibuka pada Jum’at pukul 16.30 WIB yang diiringi dengan hujan menandakan bahwa InshaaAllah acara SET 3 berada dalam ridhoNya. Pada acara pembukaan, sambutan disampaikan dari ketua panitia SET 3, koordinator regional FoSSEI Jawa Tengah dan perwakilan birokrasi Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Setelah acara pembukaan, para kader FoSSEI Jawa Tengah ini akan menjalani beberapa kegiatan, yaitu
1. Achievement Motivation Training (Jum’at, 16 Mei 2014 pukul 19.20-22.00)
Merupakan sebuah training motivasi yang disampaikan oleh Bapak Hadi Pramono S.E, M.Si yang membahas mengenai kepemimpinan dalam Islam. Kepemimpinan dalam Islam diibaratkan sebagai shalat berjamaah, dimana terdapat imam yang mempunyai kapabilitas dalam hal agama dan makmum yang diharuskan patuh pada imam selama imam berada pada koridor yang benar. Bapak Hadi juga menjelaskan banyak filosofi mengenai shalat berjamaah yang sangat logis jika diaplikasikan ke dalam dunia kepemimpinan.
2. Sharia Bankrut Game (Sabtu, 17 Mei pukul 06.00-09.00)
Keesokan harinya, kader FoSSEI Jawa Tengah dilatih mental dan jiwa survivalnya melalui sharia bankrut game. Dalam kegiatan ini mereka dilepas ke pasar Wage dalam keadaan kosong, belum sarapan, tidak membawa uang maupun alat komunikasi apapun. Mereka juga dituntut untuk dapat kembali ke kampus UMP tanpa jemputan panitia. Meskipun demikian, banyak peserta yang dapat kembali tepat waktu dan dengan semangat yang lebih membara.
3. Hiking (Sabtu, 17 Mei pukul 09.00-14.00)
Merupakan sarana pembelajaran para kader untuk mengenal ke Maha Besaran sang Pencipta yang telah menciptakan, bumi, langit dan seisinya. Hiking dilakukan dengan mendaki medan yang cukup menantang hingga akhirnya menuju Pancoran Pitu, Baturraden. Kegiatan ini mengajarkan para peserta untuk selalu mensyukuri karuniaNya, menyadari bahwa dalam perjalanan dakwah selalu ada uluran tangan saudara yang menguatkan, medan hiking yang cukup sulit juga mengajarkan bahwa jalan dakwah itu tidak mudah, kadang curam, butuh pendakian bahkan kesabaran untuk melewati setiap rintangan yang ada. Rasa lelah seketika terobati ketika sampai pada obyek tujuan yaitu Pancoran Pitu
4. Kajian Ekonomi Islam dan Focus Group Discussion (Sabtu, 17 Mei pukul 16.00-22.00)
Sebagai sarana untuk mengupgrade keilmuan tentang ekonomi Islam tepatnya pada permasalahan Sumber Daya Insani yang ada di Indonesia.
5. Sarasehan antar KSEI (Sabtu, 17 Mei pukul 22.00-23.00)
Merupakan kegiatan yang rutin ada dalam setiap acara FoSSEI. Dalam sarasehan ini, Presidium Nasional 3 Akhina Anam Lutfi juga menyempatkan datang ke acara SET 3 dan memberikan pesan kepada para peserta. Sarasehan antar KSEI diisi dengan penyampaian informasi mengenai Kampanye Nasional FoSSEI, Musyarawah Regional, rencana pembentuka Korps Alumni dan sharing mengenai keadaan KSEI
6. Seminar Nasional (Minggu, 18 Mei 2014 pukul 07.00-11.30)
Acara seminar ini merupakan rangkaian acara terakhir dalam SET 3. Tema yang diambil dalam seminar ini adalah “Pembangunan Sumber Daya Insani dalam Pengembangan Ekonomi Syariah”. Beberapa pembicara dalam seminar ini yaitu:
- Mintaraga Eman Surya Lc, Ma : “Pendidikan Islam dan Manajemen Sumber Daya Insani”
- Prof. Dr. Muhammad M.Ag : “Peran Lembaga Pendidikan dalam SDM Ekonomi Islam yang Berkualitas”
- Tedi Setiadi, SE : “Sumber Daya Insani dalam Kemajuan Bisnis Syariah”
Inilah delegasi Fresh IAIN Surakarta, yang berjumlah 19 orang.





0 comments:
Post a Comment