• SET 1

    Sharia Economist Training 1
  • ADVENTURE FRESH

    Outbond Ceria dan Opening Magangers di waduk cengklik, boyolali
  • SEMINAR KEILMUAN NASIONAL

    Seminar yang mengangkat tema “Perspektif Ekonomi Islam Menyongsong Perekonomian Indonesia tahun 2014 Menghadapi Pasar Bebas ASEAN 2015”
  • STUDI BANDING KE SEF UGM

    Forum Ekonomi Syariah (FRESH) IAIN Surakarta mengadakan study banding dengan Sharia Economics Forum (SEF) UGM
  • SEMINAR KEWIRAUSAHAAN NASIONAL

    “Menggagas kolaboratif (syirkah) di lingkup mahasiswa”
  • Juara II SHAPEC SENSATION 2014 SEF UGM

    Fresh FEBI IAIN Surakarta berhasil merebut juara ke II dalam ajang Sharia Economic Paper Competition (SHAPEC) SENSATION 2014 SEF UGM
  • Juara II LKTEI dan Juara 3 LVEI TEMILREG Jawa Tengah 2015

    KSEI FRESH FEBI IAIN SURAKARTA BERHASIL MERAIH JUARA 2 LKTEI DAN JUARA 3 LVEI DALAM AJANG TEMU ILMIAH REGIONAL (TEMILREG) JAWA TENGAH 2015

Sunday, 27 April 2014

Forum Ekonomi Syariah IAIN Surakarta Gelar Seminar Nasional Menyongsong Pasar Bebas ASEAN 2015

IAIN Surakarta - Sebanyak 550 peserta seminar keilmuan nasional memenuhi  ruang Graha IAIN Surakarta. Seminar yang mengangkat tema “Perspektif Ekonomi Islam Menyongsong  Perekonomian Indonesia tahun 2014 Menghadapi Pasar Bebas ASEAN 2015”, diselenggarakan oleh Forum Ekonomi Syariah (FRESH) pada Selasa (04/02).

Seminar nasional ini dibuka oleh Drs. Basuki Rahardjo, M.S. selaku Wakil Dekan III Fakultas Ekonomika dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Surakarta. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa salah satu tujuan seminar ini adalah untuk mengaktifkan kegiatan mahasiswa khususnya yang berhubungan dengan ekonomi syariah. Pemikiran tentang pembangunan 1000 bank syariah yang berkantor di masjid dan musholla merupakan upaya untuk mewujudkan dan menghidupkan Center of Excellent ekonomi Islam via lembaga di dalam kampus.

Kegiatan ini mendatangkan tiga narasumber ahli di bidang ekonomi yaitu Bapak  Arif  Nazarudin, S.E selaku Deputi kepala perwakilan bidang ekonomi moneter dari kantor perwakilan Bank Indonesia Solo dengan judul makalahnya “Komunitas Ekonomi ASEAN 2015: Peluang dan Tantangan”. Beliau menuturkan tentang makna independensi bank sentral sebagai agen pengembangan dalam menghadapi pasar bebas. Independensi yang dimaksud adalah dalam mengambil keputusan dan kebijakan Bank Indonesia tidak boleh diinterfensi oleh pihak manapun termasuk pemerintah. Selain itu tugas Bank Indonesia adalah menjaga keseimbangan uang yang beredar.

Narasumber kedua adalah Bapak H. Dwi Condro Triyono, Ph.D seorang Pakar Ekonomi Syariah yang menjadi dosen di Fakultas Ekonomika dan Bisnis Islam di IAIN Surakarta dengan mengangkat tema “Dampak Pasar Bebas terhadap Ekonomi Indonesia dan Solusi Sistem Ekonomi Islam”. Dalam paparannya beliau menjelaskan tentang prinsip-prinsip sistem ekonomi pasar bebas yang biasa kita kenal dengan istilah kapitalisme. Tidak ketinggalan juga penjelasan beliau tentang dampak positif dan negatifnya untuk bangsa Indonesia. Solusi kejamnya sistem ekonomi pasar bebas pun dapat diselesaikan dengan mekanisme pasar syariah.

Pembicara ketiga didatangkan dari Yogyakarta yaitu Prof. Dr. Muhammad, M.Ag selaku dewan pakar masyarakat ekonomi syariah Yogyakarta dan ketua STIE Yogyakarta. Materi yang beliau sampaikan yaitu tentang Keuangan Islam dalam Pasar Bebas Indonesia. Profesor yang telah mengarang 65 judul buku tentang ilmu ekonomi serta menggubah 15 lirik lagu tentang sistem ekonomi inipun mampu menyihir peserta seminar untuk menyerap ilmu dengan khidmat.

Seminar yang dimoderatori oleh Waluyo (Magister Ekonomi Islam UGM 2010) dan diketuai oleh Muhammad Ridwan yang berlangsung sekitar 4 jam (08.30-12.30 WIB) ini berjalan sangat lancar dibuktikan dengan antusiasnya para peserta saat dibukanya sesi pertanyaan. Seminar keilmuan ini juga memberikan banyak ilmu pengetahuan tentang bagaimana menanggapi dan menghadapi pasar bebas ASEAN 2015. Yin
Post views: counter

0 comments:

Post a Comment

Popular Posts

 

Supported :

Profil Kami

Visitor

Flag Counter